Kesimpulan

Walaupun penggunaan batik tidak begitu meluas di Negara Brunei Darussalam berbanding negara-negara serantau seperti Indonesia dan Malaysia, namun proses pembuatan batik masih wujud di negara ini.  Bahan dan alat pembuatan batik di negara ini telah mengalami perubahan dari yang tradisi kepada yang moden.  Apa yang membanggakan terdapat beberapa perusahaan batik telah wujud secara komersial di negara ini dengan menghasilkan beberapa jenis batik yang mempunyai nilai dan simbol kebruneian.  Oleh itu, bagi melestari dan menambahkan lagi bilangan perusahaan dan pengusaha batik di negara ini, usaha dan langkah yang lebih serius perlu diambil tindakan segera.  Dengan ini, pendedahan tentang pembuatan batik kepada generasi muda sangat perlu yang bukan hanya sebagai penyuntik kepada mereka untuk melibatkan diri dalam pembuatan batik tetapi juga sebagai satu alternatif kepada pengeluaran negara yang masa ini sangat bergantung kepada minyak dan gas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s